Antusiasme Umat paroki Santo Lukas Apo Kayan Melakukan Gotong Royong Untuk Pembangunan Gereja Baru

1764662064062.jpg

Ditulis Oleh : Cera Oktaviana

Di tengah kesibukan musim membersihkan rumput di ladang dan kebun, umat paroki santo lukas apo kayan khususnya di desa metulang dan Long ampung, masih memiliki antuasias yang tinggi dalam membantu proses pembangunan gereja Katolik yang baru. Umat dengan kesadaran penuh menyempatkan diri untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan gereja dengan gotong royong mengambil pasir di Lung Ntisai. Hal ini dilakukan untuk menghemat anggaran pembanguan gereja dan juga sebagai bentuk sumbangan umat.

Sayangnya, dikarenakan musim kemarau yang berkepanjangan  sampai desember tahun 2025 ini, sungai di area Lung Ntisai  menjadi sangat surut dan mengakibatkan kurangnya pasir yang terdapat di area tersebut. Padahal jika musim hujan, area lung ntisai sangat melimpah akan pasir. Umat sendiri paham bahwa akan susahnya mendapatkan pasir yang melimpah jika kondisi air yang surut. Namum karena semangat dan kerja sama yang luar biasa dari umat, akhirnya dapat terkumpul pasir sekitar 10 kubik.

Walaupun tidak terkumpul sebanyak yang terdahulu, yang biasanya bisa lebih dari 10 kubik 1 hari, umat paroki santo lukas tetap bersyukur karena dengan gotong royong mengambil pasir ini, umat memiliki harapan dapat membantu proses pembangunan gereja katolik agar cepat selesai.

Pembangunan gereja katolik santo lukas apo kayan yang baru, sudah dimulai sejak tahun 2014 sampai tahun 2025, dan belum selesai. Lamanya proses pembangunan gereja katolik ini terjadi karena disebabkan beberapa factor, salah satunya adalah dana yang dibutuhkan sangat besar, sehingga mengakibatkan lamanya proses pembangunan gereja ini berlangsung. Umat paroki santo lukas apo kayan sendiri juga terlibat langsung  menyumbang dalam bentuk persembahan, namum karena rata rata pekerjaan umat hanya petani ladang yang penghasilannya tak menentu, membuat dana yang dibutuhkan terkumpul cukup lama.

            Dengan motivasi ingin memiliki tempat ibadah yang baru, umat paroki santo lukas terus melaksanakan gotong royong dengan memanfaatkan hasil alam yang masih melimpah. Tentunya dengan harapan besar, semoga pembangunan gereja katolik yang baru dapat rampung pada tahun berikutnya.

Bagikan post ini: