Mengalami Belas Kasih Ilahi: OMK dan Misdinar Paroki Apau Kayan Memperdalam Spiritualitas Melalui Re
Ditulis Oleh : Cera Oktaviana
Orang Muda Katolik (OMK) dan
Misdinar Paroki Santo Lukas Long Ampung menyelenggarakan kegiatan retret
bersama pada Senin, 23 Maret 2026. Bertempat di Gereja Santo Lukas Long Ampung,
kegiatan bertema "Mengalami Belas Kasih Ilahi" ini dihadiri oleh 22
peserta dari Stasi Santa Sisilia, didampingi oleh tuan rumah OMK Santo Lukas
yang turut terlibat aktif. Meskipun rekan-rekan dari Stasi Santo Petrus
berhalangan hadir, suasana tetap terasa khidmat saat Pastor Bala Joji membuka
sesi pertama dengan refleksi diri singkat di dalam gereja. Selama kegiatan
berlangsung, seluruh peserta diminta untuk berpantang menggunakan ponsel dan
tidak merokok guna menjaga kekhusyukan suasana spiritual.
Setelah
waktu istirahat, kegiatan memasuki inti retret yaitu sakramen pengakuan dosa.
Tradisi ini menjadi momen krusial bagi setiap umat Katolik dalam menyambut hari
raya besar, sekaligus sebagai pengingat bahwa manusia adalah sosok lemah yang
tidak luput dari kesalahan. Melalui pengakuan ini, peserta diajak untuk
melepaskan keangkuhan dan menyadari pentingnya belas kasih Tuhan dalam
kehidupan. Sambil menunggu giliran pengakuan dosa, suasana tetap terjaga dalam
doa dan nyanyian pujian yang dipandu oleh suster, menciptakan ruang meditatif
bagi setiap peserta sebelum akhirnya ditutup dengan makan siang bersama yang
penuh keakraban.
Memasuki
sesi siang, keceriaan pecah saat Suster Namita mengambil alih kegiatan dengan
berbagai fun games yang telah dipersiapkan. Seluruh OMK dan misdinar membaur
tanpa sekat, belajar, tertawa, hingga menari bersama sebagai bentuk sukacita
iman. Dalam sesi berbagi, Suster juga menanyakan perasaan peserta pasca-pengakuan
dosa, yang rata-rata dijawab dengan perasaan lega dan beban yang terasa lebih
ringan. Semangat kekeluargaan ini menjadi bukti nyata bahwa spiritualitas tidak
hanya dibangun melalui keheningan, tetapi juga melalui kegembiraan bersama
dalam komunitas yang solid.
Pada
sesi penutup, Pastor Bala Joji menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh
peserta dan panitia yang telah meluangkan waktu demi kelancaran acara. Beliau
menekankan bahwa retret ini merupakan momentum penting untuk mempersiapkan diri
secara spiritual menyambut Hari Raya Paskah. Pastor juga mengingatkan bahwa
kehadiran serta partisipasi aktif orang muda sangatlah vital, baik dalam
kehidupan menggereja maupun di tengah masyarakat luas. Kegiatan berakhir dengan
lancar, meninggalkan kesan mendalam bagi para pemuda di wilayah Apau Kayan
untuk terus bertumbuh dalam iman dan kasih.
Baca juga:
BERIWISATA BERSAMA OMK (Orang Muda Katolik)
BERIWISATA BERSAMA OMK (Orang Muda Katolik)