Serbuan Serangga Mirip Nyamuk Bikin Warga Kayan Selatan Resah
Sejak akhir Juli 2026, masyarakat Desa Metulang dikejutkan dengan kemunculan serangga kecil di dalam
rumah. Hewan ini memiliki ciri mirip nyamuk, berwarna hitam dengan sayap tebal
berwarna hitam. Masa hidup tidak lama, namun kemunculannya cukup mengganggu.
Serangga ini biasanya muncul pada
malam hari, terutama di sekitar bola lampu. Awalnya hanya muncul beberapa ekor,
namun saat pagi hari warga menemukan ratusan bangkai serangga tergeletak di
lantai. Hingga kini masyarakat belum mengetahui apa nama dari serangga tersebut
dan dari mana asalnya. Banyak warga yang bertanya-tanya penyebab kemunculannya
secara tiba-tiba.
Keresahan warga bertambah karena
bangkai serangga yang mati menjadi lunak, mengeluarkan aroma tidak sedap, dan
mengotori lantai rumah. Dari hasil pengamatan warga, serangga kecil ini
tertarik pada cahaya lampu, mirip seperti perilaku laron, namun jenisnya
berbeda.
Untuk mengatasinya, warga memilih cara
sederhana yaitu tidak menyalakan lampu di teras dan mengurangi lampu di dalam
rumah pada malam hari. Cara ini terbukti cukup mengurangi serangan. Hingga
akhir Agustus 2026, kemunculan serangga mirip nyamuk ini dilaporkan mulai
berkurang dan perlahan menghilang dari rumah-rumah warga.